Mudik Aman, Nyaman, Sampe Kampuang !
Tips mudik ini bisa jadi checklist yang berguna untuk keamanan perjalanan dan keamanan berkendaraan selama mudik.
Intinya :
-
Siapkan jauh-jauh hari sebelumnya acara mudik dan pulang kampung Anda. Pesan tiket jauh-jauh hari sebelumnya guna mendapatkan kepastikan keberangkatan.
-
Berangkatlah lebih awal agar perjalanan Anda relatif aman.
-
Pertimbangkan terlebih dahulu, bagi keluarga, untuk “mengevakuasikan” istri dan anak-anak seminggu sebelum hari H guna mengurangi ketidaknyamanan bila Anda masih harus bekerja.
-
Gunakan teknologi. Gunakan GSM guna memastikan peranti komunikasi dapat diakses sepanjang jalan, dan gunakan teknologi smartphone untuk mencek email atau membuka laporan di tengah kemacetan atau delay penerbangan.
-
Update nomor-nomor penting yang bisa dihubungi dan siapkan (bayar tagihan) pulsa dalam jumlah yang cukup.
-
Jangan beli tiket dari calo. Kasihan, begitu banyak saudara kita yang tidak seberuntung kita bila harus membeli tiket dengan harga yang ditetapkan calo.
-
Berdoa sebelum berangkat.
Bagi Penumpang Pesawat
-
Upayakan untuk membawa sesimpel mungkin bawaan. Cukup satu tas jinjing berukuran tertentu atau maksimal seberat 7 kg kedalam kabin.
-
Bawa bacaan ringan dan perangkat radio (FM) guna isian waktu luang mengantisipasi delay.
Bagi Penumpang Darat
-
Kalau rombongan, pilih travel atau kendaraan carteran agar praktis.
-
Gunakan teknologi canggih bila mungkin. Mobile banking untuk sewaktu-waktu bila ada keperluan mendesak, membayar tagihan atau mengisi pulsa. GPS (global positioning system) untuk menemukan rute alternatif untuk menghindari kemacetan.
-
Perhatikan rambu lalu-lintas.
Bagi Penumpang Angkutan Umum
-
Curilah start sebelum H-4, sehingga Anda relatif lebih nyaman.
-
Miliki teman seperjalanan atau cari teman dan topik pembicaraan agar perjalanan lebih ternikmati.
-
Bersiaplah perjalanan Anda akan 2 sampai 3 kali lebih lama dari yang Anda perkirakan.
-
Bawa radio kecil / musik dan bacaan ringan, minuman dan makanan berkarbohidrat tinggi.
-
Jangan sesekali menerima tawawan minuman atau makanan apa pun dari orang yang baru dikenal. Modus pembiusan angkutan umum masih sering terjadi di berbagai kota besar.
-
Jaga barang pribadi dan berharga, dan pegang di pangkuan Anda.
Bila Bawa Mobil Sendiri
-
Usahakan tidur 6 jam sebelum berangkat.
-
Sediakan air putih secukupnya, makanan karbohidrat atau yang mengandung serat (gandum, nasi, beras merah, atau roti) agar tak cepat merasa lapar, serta siapkan obat-obatan pribadi.
-
Persiapkan kendaraan sebaik mungkin, khususnya untuk komponen-komponen vital seperti busi, rem, senter, dan lain-lain. Lakukan pengecekan kendaraan setidaknya satu minggu sebelum hari keberangkatan.
-
Periksa jadwal penggantian dan kadar kekentalan oli mesin, gardan, dan persneling.
-
Periksa juga kadar air aki, bersihkan terminal aki dari kerak karbon dan kencangkan baut-bautnya.
-
Periksa air radiator, lampu isyarat depan dan belakang, spion, kelengkapan surat kendaraan, dan gunakan sabuk keselamatan.
-
Ketahui informasi lokasi ATM dan SPBU terdekat
-
Periska spooring dan balancing demi kestabilan laju kendaraan.
-
Periksa kampas rem dan kampas kopling, minyak rem dan kopling untuk memastikan kondisinya prima dan tidak ada kebocoran.
-
Periksa kondisi karet wiper dan isi tabung wiper dengan air bersih atau campurkan dengan sedikit cairan pembersih kaca.
-
Periksa tali kipas, air radiator, air aki dan pastikan semuanya dakan kondisi sempurna dan tidak ada keraj atau pun getas.
-
Periksa tekanan angin dan tapak ban untuk memastikan tidak getas atau pun aus.
-
Pastikan lampu dan klakson berjalan normal.
-
Tak ada salahnya lakukan tune-up agar lebih mantap selama bepergian.
-
Bawalah peralatan standar seperti senter, dongkrak, obeng, dan lain-lain sebagai persiapan jika tiba-tiba dibutuhkan.
-
Bila memungkinkan pasang TV kecil untuk mengusir kejenuhan bila mobil terjebak dalam kemacetan panjang.
-
Pasang radio (Elshinta, Sonora, RRI) untuk memantau jalur mudik.
-
Bila letih dan ngantuk, istirahatlah pada lokasi yang aman.
-
Mulai berolah raga sejak sekarang agar selama perjalanan tidak mudah letih.
-
Lakukan peregangan secara berkala (khususnya saat beristirahat) guna peningkatan kebugaran selama sisa perjalanan.
Bagi Pengendara Motor
-
Ekstra hati-hatilah selama dalam perjalanan. Fakta menunukkan : 70% kecelakaan lalu lintas, menurut sebuah survey, berasal dari pengendara sepeda motor. Dan bersepeda motor, 17 kali lebih berbahaya daripada kendaraan mobil.
-
Demi keamanan, gunakan lajur kiri, berpenumpang 2 orang dan nyalakan lampu sorot jauh selama perjalanan, perhatikan rambu-rambu, jangan menyerobot, biasakan antre, dan jaga batas kecepatan serta batas jarak aman dengan kendaraan lain.
-
Gunakan hlem standar, pakaian yang nyaman, jaket, rompi, sarung tangan, helm, jas hujan, dan masker.
-
Bila hujan, kurangi kecepatan kendaraan dan gunakan lampu kecil.
-
Lebih aman pulang barengan dalam satu konvoi rombongan. Biasanya, petugas polisi akan membantu pengawalan.
-
Setiap beristirahat, sampaikan secara periodik lokasi Anda kepada keluarga agar keberadaan Anda dimana diketahui keluarga.
Selamat mudik, jaga silaturahmi, bangun kampung halaman… Dan mari kita syukuril bahwa ada karunia dalam budaya mudik ini, yakni sebagai media untuk saling berbagi dengan lingkar terdekat saudara, tetangga kita dan teman lama di kampung halaman…
Sumber : Mudik Lebaran, yang Penting Selamat Sampai Tujuan; Lebih Aman Bersama-sama; Tetap Prima Saat Mudik; Semaraknya Hari Raya Idul Fitri; Sebelum Kembali ke Pelukan Orang-Orang Tercinta, Kompas 2 Oktober 2007; Saat Tiba Waktunya Pulang Kampung Halaman, Kompas 031007; Mudiklah dengan Cerdas, Irawulan, DetikSurabaya, 09/10/2007, dan berbagai sumber.