Halaman Utama


Gelombang Pasang Akan Terus Berulang?

Gelombang Pasang atau banjr rob telah melanda beberapa wilayah di Indonesia. Banyak upaya sudah dilakukan. Mulai dari penyiapan karung pasir dan material lainnya, perbaikan tanggul yang sudah ada, peninggian tanggul secara permanen, hingga menyiapkan Pompa Air Bergerak.

Hanya saja upaya yang terakhir ini hanyalah dimaksudkan untuk menyedot genangan air yang terjebak di area yang tingginnya dibawah permukaan air laut. Sepertinya kita perlu upaya yang lebih berdampak jangka panjang, karena gelombang pasang dengan pemanasan global ini berkemungkinan besar akan berulang dan permanen. Upaya-upaya itu seperti :

1. Menetapkan tata ruang (tata kota) untuk 25 tahun mendatang dengan mengantisipasi garis pantai atau kenaikan paras muka air lut (sea level rise), disebabkan karena ketinggian air pasang yang bisa naik 80 cm s/d 220 cm, daratan pantai tenggelam hingga 100 cm per tahun, dan air laut masuk ke darat bisa sejauh 100 meter per tahun!

2. Melakukan penghijauan atau rehabilitasi hutan bakau / mangrove dan perlindungan area serapan.

3. Dan upaya-upaya lain yang berkekuatan “memaksa”, seperti melahirkan perda atas pemanfaatan air tanah agar permukaan tanah dan permukaan air tanah tidak turun karena proses abrasi. 

Berikut area yang seringkali terkena musibah gelombang pasang :

1. Jakarta Utara di : a) Kawasan Muara Baru yang menggenangi RW 17 (RT 5, 15, 16, 17, 18 & 19) dengan ketinggian genangan 80 cm s/d 193 cm, b) Jalan Tol Sedyatmo

2. Semarang.

Informasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengantisipasi kerugian yang lebih besar, juga untuk kepentingan lainnya bagi masyarakat luas.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.