PIKIRKAN YANG TAK TERPIKIRKAN
“PIKIRKAN YANG TAK TERPIKIRKAN. Perhatikan Keamanan, Utamakan Keselamatan.
1. Antisipasi berbagai kemungkinan terburuk.
2. Ambil langkah-langkah perbaikan.
3. Siapkan penanggulangan.
4. Terus asah kepekaan.
5. Risk Management, khususnya bagian Crisis Management siap terjun setiap saat menanggulangi dengan sigap, cepat dan tepat.”
Kata-kata diatas bisa dijadikan Poster Safety (ukuran A3, A4 atau sesuai kebutuhan) yang bisa ditempel di Ruang Security, Ruang Informasi Karyawan dan Ruang Store Command / Branch Manager.
Poster Safety sebenarnya akan efektif bila disesuaikan dengan tujuan poster itu dibuat. Apakah untuk mendapat perhatian dan sosialisasi atau hanya sekedar mengingatkan ? Juga, apakah ditujukan untuk mengajak keterlibatan para pembacanya, atau agar si pembacanya mengambil tindakan segera?
Contoh kata-kata “GOOD JOB SAFE JOB – Do you safety risks seriously”, “Stay Focus on Safety” serta “Safety is not A Goal. It’s Way of LIFE!” adalah contoh sederhana kekuatan penggunaan kata-kata yang cukup menarik perhatian.
Contoh lain : “PELECEHAN SEKSUAL ITU TIDAK BERMORAL. Tidak Diinginkan. Tidak Dapat Diterima. Melanggar Hukum. Laporkan Segera!!”.
Hanya saja, kata-kata tidaklah cukup. Poster safety harus dirancang oleh ahli disain grafis sedemikian rupa dengan mengetahui “filosofi” apa dari tujuan pembuatan poster itu. Dari tingkat yang diinginkan itu, seorang ahli disain grafis akan menterjemahkan pemahamannya pada disain, warna dasar, font dan karakter huruf yang dipakai, serta komposisi teknis dari poster itu.
Yang jelas, agar pesan poster safety itu kuat, maka poster itu harus memenuhi kriteria sebagai berikut :
1. Mencolok dan mampu menyedot perhatian si pembacanya minimal 10 detik pertama saat ia melihatnya.
2. Simple. Biasanya judul tidak lebih dari 5 kata.
3. Strong. Ukuran poster minimal A3, dibingkai kaca, dan diberi lampu tembak (spotlight).
4. Disimpan di ruang publik. Seperti di dekat lift, di dekat pintu masuk karyawan, di dalam ruang istirahat karyawan, di ruang pelatihan dan di ruang Branch Manager. Jadi, lucu kalau kita inginkan adanya perhatian yang penuh dari karyawan namun disimpan di lorong kantor, tempat orang sibuk berlalu lalang.