Halaman Utama


Tsunamigenic

Tsunami di Indonesia, telah berulang kali terjadi. Apakah kita sudah banyak belajar dari kejadian tsunami Sumba tahun 1977, Tsunami Banyuwangi Jawa Timur (1994), Sumba NTB (1977), Aceh dan Jawa Barat (2006)?

Lalu apa yang bisa kita ambil dari semua kejadian ini, khususnya untuk kepentingan operasional bisnis perusahaan?

1. BCP Antisipasi Tsunami, harus dimiliki oleh perusahaan. Khususnya perusahaan yang memiliki outlet / kantor cabang yang berdekatan dengan bibir pantai.

2. Bagi perusahaan yang tidak memiliki outlet / kantorĀ  cabang yang lokasinya tidak berdekatan dengan bibir pantai, BCP Antisipasi Tsunami tetap haruslah dimiliki. Mengapa? Karena karyawan atau manajemennya tidak jarang melakukan atau memutuskan outdoor activity-nya memilih tempat di sekitar pantai. Seperti untuk bazaar, promosi, tour karyawan, outbound/training, manager gathering, outdoor meeting, hingga rapat tahunan di sekitar wisata pantai.

3. Lokasi yang relatif “aman” dari bahaya tsunami, antara lain berlokasi di 15 km dari bibir pantai atau berlokasi dengan ketinggian 32 meter diatas permukaan laut. Lokasi ini memang tidaklah menjamin keselamatan, bila gempa besar sekitar 9 SR dengan kedalaman kurang dari 10 km terjadi, namun lokasi itu setidaknya dapat memberikan waktu yang relatif cukup untuk melakukan evakuasi menjauh dari bibir pantai atau evakuasi vertikal ke ketinggian yang lebih tinggi.

4. Meski perlindungan alami seperti pohon keras, mangrove, tebing dan pematang pantai itu ada, namun ciri-ciri akan datangnya tsunami haruslah disosialisasikan kepada setiap karyawan yang akan beraktivitas di sekitar pantai.

5. Ciri-ciri akan datangnya tsunami di daerah pantai, antara lain :

a. Adanya gempa bumi yang berpusat di laut.

b. Adanya suara bergemuruh seperti ledakan keras yang berasal dari laut.

c. Burung-burung dalam jumlah yang besar berterbangan mengarah dari laut ke dataran yang lebih tinggi.

d. Udara menyapu lebih dingin lebih dari biasanya dengan aroma garam yang lebih menyengat.

e. Air laut tiba-tiba surut secara mendadak bisa sampai ratusan meter, dan ikan-ikan di bibir pantai mengelepar. Jangan tergoda untuk mengambilnya!

f. Air dalam bejana, gelas atau sumur bergetar membentuk gelombang cincin.

g. Suara sirine pantai, SMS Peringatan Tsunami dan Warning Tsunami di televisi dikirimka dari BMKG.

Bila anda menerima satu dari 7 sinyal tsunami ini, cepat lakukan evakuasi !

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.