11 Catatan Penting Untuk Menghilangkan Piket Malam
Selasa, Juli 27th, 2010Piket malam adalah pekerjaan yang penting di satu sisi, namun bisa merugikan disisi lain. Penting karena kisaran 15 s/d 30 % kejadian kebakaran di gedung komersial terjadi justru setelah outlet ritel tutup.
Dilihat merugikan, karena dihitung secara kasar, untuk level supervisor area saja yang tidak bisa masuk jam kerja regular karena telah mendapat tugas Piket malam, telah mempengaruhi sales di area penjualan yang dipegangnya hingga minus +/- 3% per hari di area itu.
Jika piket malam harus selalu dilakukan setiap hari, karena berbagai alasan, bisa jadi loss sales yang terjadi secara akumululatif dalam sebulan ya… cukup besar !
Piket malam biasanya diadakan karena beberapa alasan dibawah ini :
- Daerah di sekitar dan gedungnya dinilai rawan kebaran oleh pimpinan cabang setempat.
- Direkomendasikan oleh Risk Management harus / wajib piket malam.
- Sedang ada renovasi atau pergantian fire equipment
- Rolling door tidak bisa ditutup karena macet
- Adanya isu atau desas desus akan adanya kerusuhan atau adanya indikasi kerusuhan.
- Ditetapkannya siaga I oleh aparat keamanan
- Pertimbangan lain pentingnya diadakannya piket malam
Meskipun demikian, piket malam dapat ditiadakan, bila 11 catatan penting ini terlebih dahulu dipastikan telah dijalankan :
1. Electricity Audit (EA) sebisa mungkin sudah dilakukan & ditindaklanjuti. Electricity Audit akan menentukan dalam pengambilan keputusan apakah akan ditiadakan piket malam atau tetap. Standar Risk Management untuk EA dilakukan setiap 5 tahun sekali.
2. Lampu penerangan area luar untuk di depan dan di belakang gedung, mohon disatu panelkan dan dapat dimatikan dari panel yang berada di belakang gedung.
3. Pastikan semua penerangan gedung mati total, termasuk penerangan di lantai paling atas serta perlengkapan IT ( seperti Telenet atau sejenisnya) juga harus mati total.
4. Status piket malam di melalui paperless report system harus sudah dirubah dari piket malam s/d pagi, menjadi s/d 23.00 waktu setempat karena report ini dapat diakses oleh pihak asuransi, Internal Audit dan Management.
5. Hasil semua temuan Risk Management saat risk-survey terakhir & Electricity Audit dari Dept. Maintenance (khususnya yang berkait dengan electricity), sudah dipastikan telah ditindaklanjuti.
6. Day to day activity personil teknisi dan security harus lebih jelas dengan target yang jelas, tidak semata menjalankan aktivitas rutin. Teknisi harus men-sweeping ke seluruh area dan back office secara rutin, kalau-kalau ada personil yang membuat atau menyambung instalasi listrik tambahan (penerangan, kipas angin, pendingin/pemanas air, radio, tv, dll) di toko. Security dan Teknisi khususnya, harus memastikan bahwa semua area sudah aman dari potensi kebakaran setiap kali tutup toko.
7. Jumlah personil teknisi gedung pasca tutup outlet (malam hari) minimal 2 orang agar aman, dan Security Building dilengkapi dengan alat pendobrak seperti palu atau kapak besar. Bila Building Management mempunyai kebijakan tertulis tidak memperkenankan Piket Malam, maka Building Management wajib menjaminatas pelaksanaan pengamanan/pencegahan yang memadai terhadap bahaya kebakaran maupun bahaya lain khususnya di malam hari.
8. Minta bantuan Maintenance Manager guna memastikan kembali bahwa fire equipment dan instalasi listrik benar-benar OK. (Perlu diketahui bahwa standar cadangan air untuk hydrant gedung harus cukup untuk pemakaian selama 30 menit). Pastikan Branch Manager (Store Command) selalu dapat menciptakan linkungkan yang kondusif sehingga aktivitas Piket Malam tidak perlu dilakukan.
9. Perlu disadari bersama, bahwa angka statistik kejadian gangguan operasional atau kebakaran pasca operasional outlet di Commercial Building selama 3 tahun terakhir ini masih tinggi, yaitu berkisar 33%. Dan bila terjadi kebakaran, maka seluruh karyawan tidak lagi dititipkan ke toko lainnya. Dengan kata lain, pertimbangan resiko operasional perlu dikritisi secara sangat hati-hati bila dibandingkan dengan resiko kehilangan toko dan periuk nasi bagi seluruh karyawan.
10. Branch Manager atau Store Command bertanggungjawab penuh atas segala konsekunsi yang terjadi berkait dengan perubahan status piket malam ini.
11. Prinsip (ekstra) kehati-hatian tetap harus selalu melekat, guna memastikan zero fire di semua kantor cabang sukses di tahun ini.

